:strip_icc()/kly-media-production/medias/5294447/original/065942700_1753404869-omid-armin-AGRtDoZlpYw-unsplash__1_.jpg)
Apple sedang merekayasa ulang asisten suaranya, Siri, menjadi chatbot kecerdasan buatan (AI) penuh, sebuah langkah strategis untuk menantang dominasi pasar ChatGPT dan Gemini. Perusahaan teknologi raksasa tersebut diperkirakan akan memperkenalkan Siri yang telah dirombak, dengan kode nama internal "Campos", pada Konferensi Pengembang Sedunia (WWDC) pada bulan Juni 2026, dengan peluncuran publik yang terintegrasi ke dalam iOS 27, iPadOS 27, dan macOS 27 pada September 2026.
Perombakan signifikan ini menandai pergeseran pragmatis dalam strategi AI Apple, yang secara historis lebih berhati-hati dibandingkan para pesaingnya. Tidak seperti iterasi Siri saat ini yang berfokus pada perintah dan jawaban cepat, versi baru ini dirancang untuk terlibat dalam interaksi yang lebih bersifat percakapan, terbuka, dan memahami konteks yang lebih dalam, serupa dengan model yang dipopulerkan oleh OpenAI dan Google. Apple telah mengonfirmasi kesepakatan multi-tahun dengan Google untuk memanfaatkan model AI Gemini guna mendukung kemampuan Siri yang diperbarui, sebuah kemitraan yang dilaporkan bernilai sekitar $1 miliar per tahun. Integrasi ini bertujuan untuk memungkinkan Siri melakukan pencarian web, meringkas konten, menghasilkan gambar, membuat teks, dan menganalisis berkas yang diunggah. Selain itu, Siri yang ditingkatkan ini juga dilaporkan akan memanfaatkan data pribadi pengguna secara lokal untuk menyelesaikan tugas-tugas seperti menemukan berkas, lagu, acara kalender, dan pesan teks.
Langkah Apple ini terjadi di tengah persaingan ketat dalam pasar chatbot AI generatif yang berkembang pesat. Pada Januari 2026, ChatGPT (tidak termasuk Copilot) memimpin pasar dengan pangsa 61,5%, diikuti oleh Google Gemini dengan 14,8%, dan Microsoft Copilot dengan 12,7%. Pasar chatbot AI generatif secara global bernilai $7,66 miliar pada tahun 2024 dan diproyeksikan tumbuh menjadi $65,94 miliar pada tahun 2032, menunjukkan Tingkat Pertumbuhan Tahunan Majemuk (CAGR) sebesar 31,1% selama periode perkiraan. Penundaan dalam pengembangan AI Apple sebelumnya telah menimbulkan kekecewaan di kalangan pengguna dan pengamat industri, di mana fitur-fitur Apple Intelligence yang diperkenalkan pada tahun 2024 masih tertinggal dari para pesaing. CEO Apple, Tim Cook, pada Oktober 2025, menyatakan bahwa pengalaman Siri yang lebih cerdas sedang dalam jalur untuk diluncurkan tahun depan, dengan niat untuk berintegrasi dengan lebih banyak mitra AI seiring waktu.
Perombakan Siri yang akan datang, yang oleh beberapa analis disebut sebagai "Apple Foundation Models" berdasarkan Gemini dan teknologi cloud Google, akan menggantikan antarmuka Siri yang ada dengan model yang lebih interaktif. Meskipun Apple telah menguji aplikasi Siri terpisah secara internal dengan kode nama Campos, perusahaan tidak berencana merilisnya sebagai aplikasi mandiri untuk pelanggan. Sebaliknya, chatbot baru ini akan menekankan integrasi perangkat lunak yang mendalam. Pendekatan ini menunjukkan perubahan signifikan dari pandangan sebelumnya yang diungkapkan oleh SVP Pemasaran Apple, Greg Joswiak, yang pernah menepis gagasan tentang chatbot sebagai pengalaman terpisah, dan menekankan integrasi AI secara langsung ke dalam fitur-fitur sistem operasi.
Dari sisi privasi, Apple berupaya mempertahankan reputasinya sebagai pemimpin. Perusahaan menegaskan bahwa Apple Intelligence dirancang untuk memberikan kecerdasan pribadi tanpa mengumpulkan data pribadi pengguna. Ketika memungkinkan, model AI akan berjalan sepenuhnya di perangkat untuk menjaga privasi data. Untuk tugas-tugas yang lebih kompleks yang memerlukan model bahasa berbasis server, Apple menggunakan Private Cloud Compute (PCC) yang beroperasi di lingkungan yang aman dan terisolasi. Apple juga menyatakan bahwa data pribadi tidak digunakan untuk melatih model AI dasarnya.
Meskipun Wall Street secara umum optimistis terhadap saham Apple, dengan target harga rata-rata 12 bulan sebesar $299,06, menandakan potensi kenaikan 17,04% dari harga saat ini sebesar $255,53, beberapa analis mencatat bahwa Apple telah tertinggal dalam pengeluaran AI dibandingkan pemimpin teknologi lainnya. Keberhasilan perombakan Siri ini akan menjadi kunci bagi posisi Apple di pasar AI yang sangat kompetitif dan dapat menjadi katalisator penting bagi pertumbuhan saham perusahaan di masa depan. Integrasi mendalam ke dalam ekosistem Apple yang luas memberikan keuntungan inheren, berpotensi mengurangi gesekan bagi ratusan juta pengguna yang mungkin tidak perlu lagi membuka aplikasi chatbot terpisah. Transformasi ini merefleksikan kebutuhan Apple untuk beradaptasi dengan lanskap teknologi yang terus berubah, di mana kemampuan AI generatif menjadi semakin sentral bagi pengalaman pengguna perangkat pintar.