:strip_icc():watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-color-landscape-new.png,573,20,0)/kly-media-production/medias/5481975/original/059093000_1769153026-Oppo_Reno15_Pro_Max_01.jpg)
Peluncuran seri Reno15 oleh Oppo di Indonesia, khususnya varian Reno15 Pro Max 5G dengan harga Rp 13 juta, menyoroti strategi produsen dalam menarik segmen pasar premium dengan penekanan pada pengalaman unboxing dan nilai tambah. Tim Tekno Liputan6.com berkesempatan melakukan unboxing perangkat ini pada Jumat, 23 Januari 2026, di M Bloc Space, Jakarta, mengungkap isi kotak penjualan yang mencerminkan upaya Oppo menghadirkan paket lengkap.
Kotak penjualan Reno15 Pro Max 5G mengusung desain khas ponsel Oppo dengan dominasi warna abu-abu dan silver, yang sejalan dengan estetika premium merek tersebut. Di dalamnya, konsumen menemukan sejumlah aksesori penting: kabel USB-A to USB-C, SIM card ejector, panduan singkat, dan kartu garansi. Oppo juga menyertakan kepala charger 80W SuperVOOC yang mendukung pengisian daya cepat, sebuah fitur yang semakin langka di banyak ponsel kelas atas lainnya. Adaptor daya cepat ini menjadi nilai jual signifikan, mengingat beberapa merek pesaing telah menghilangkan aksesori pengisian daya dari paket penjualan mereka. Selain itu, sebuah casing transparan berbahan plastik turut melengkapi isi boks, memberikan perlindungan awal bagi perangkat sejak dibuka.
Varian Reno15 Pro Max 5G yang di-unboxing menampilkan warna Aura Gold, dengan desain bodi belakang yang terinspirasi dari fenomena Aurora, melambangkan harapan dan semangat muda. Menurut Deni Setiawan, Product Manager Oppo Indonesia, filosofi ini diterjemahkan dalam pilihan warna seri Reno15. Permukaan bodi belakang ponsel juga didesain tidak licin saat digenggam dan tidak mudah meninggalkan bekas sidik jari berkat teknologi Oppo Glow, yang menambah kenyamanan penggunaan.
Keputusan Oppo untuk menyertakan aksesori lengkap dalam kotak penjualan Reno15 Pro Max 5G, termasuk pengisi daya 80W, menempatkannya di posisi yang kontras dengan tren industri global. Banyak produsen, terutama di segmen premium, cenderung mengurangi kelengkapan aksesori demi alasan lingkungan atau optimalisasi biaya. Langkah Oppo ini kemungkinan besar didasari oleh survei preferensi konsumen di Indonesia yang menunjukkan minat kuat pada perangkat di atas Rp 10 juta, terutama jika menawarkan fitur dan performa lebih tinggi. Data dari Reasense pada Juni 2024 menunjukkan 29% responden mempertimbangkan membeli smartphone di atas harga 10 juta rupiah, menandakan segmen ini mencari nilai tambah yang komprehensif.
Secara historis, Oppo telah secara konsisten menyasar segmen premium dengan penawaran yang kuat di pasar Indonesia dan Asia Pasifik, di mana mereka menempati posisi tiga besar merek teratas untuk ponsel di atas $600. Seri Find X, misalnya, telah menawarkan model di kisaran harga Rp 13 juta hingga Rp 19 juta. Strategi ini relevan di tengah pertumbuhan pasar smartphone global sebesar 2% pada tahun 2025, meskipun persaingan di segmen premium didominasi oleh Apple dan Samsung. Associate Market Analyst IDC Indonesia, Vanessa Aurelia, pada tahun 2024 mengungkapkan proyeksi peningkatan penjualan ponsel pintar di Indonesia, terutama di segmen premium.
Kehadiran Reno15 Pro Max 5G di titik harga Rp 13 juta memperkuat strategi Oppo untuk menantang dominasi pasar dan memenuhi ekspektasi konsumen yang semakin selektif. Di tengah krisis komponen dan kenaikan harga memori yang diprediksi berlanjut hingga tahun 2026, segmen premium cenderung lebih stabil karena konsumen memprioritaskan spesifikasi dan kekuatan merek. Dengan fitur seperti kamera depan 50MP Ultra-Wide 100° FOV dan integrasi AI Motion Photo Popout, Reno15 Series diposisikan untuk menarik generasi muda yang aktif dalam pembuatan konten visual. Penekanan pada pengalaman unboxing yang kaya dan fitur inovatif ini menjadi langkah strategis Oppo dalam mengukuhkan posisinya di pasar smartphone premium yang kompetitif.