:strip_icc():watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-color-landscape-new.png,45,304,0)/kly-media-production/medias/5452462/original/009101800_1766400735-Tampilan_Huawei_MatePad_12X__Liputan6.comArief_Ferdian_Maulana_.jpeg)
Huawei MatePad 12X 2026 akan resmi meluncur di pasar Indonesia pada 9 Januari 2026, menargetkan segmen profesional dan kreator dengan tawaran pengalaman komputasi setara PC. Perangkat tablet ini dirancang sebagai solusi produktivitas modern yang mengintegrasikan kemampuan perangkat kerja berat dalam format yang ringkas. Huawei Device Indonesia memposisikan MatePad 12X 2026 sebagai perangkat serbaguna dengan konsep "4-in-1" yang menyatukan fungsi workstation, laptop ringkas, alat kreatif, dan perangkat belajar.
Tablet ini mengusung layar PaperMatte Ultra berukuran 12 inci dengan resolusi 2800 x 1840 piksel dan rasio aspek 3:2, yang mendukung refresh rate hingga 144Hz. Tingkat kecerahan layarnya mencapai 1.000 nits, didukung P3 wide color gamut dan HDR Vivid untuk kualitas visual yang tajam dan akurat, serta telah mengantongi sertifikasi perlindungan mata dari TÜV Rheinland dan SGS. Teknologi anti-reflection dan anti-glare pada layar diklaim mampu mengurangi pantulan cahaya hingga 50 persen dan mengeliminasi 99 persen gangguan cahaya lingkungan, meningkatkan kenyamanan penggunaan jangka panjang.
Dari sisi performa, MatePad 12X 2026 ditenagai oleh chipset Kirin T92B octa-core, dipadukan dengan RAM 12 GB dan penyimpanan internal 256 GB, konfigurasi yang mendukung multitasking intensif. Daya tahannya ditopang oleh baterai berkapasitas 10.100 mAh dengan dukungan pengisian daya cepat 66W SuperCharge, yang diklaim mampu mengisi penuh dalam sekitar 85 menit dan bertahan hingga 14 jam untuk pemutaran video lokal. Perangkat ini menjalankan sistem operasi HarmonyOS 4.3. Pada sektor fotografi, tablet ini dilengkapi kamera belakang 50 MP dan kamera depan 8 MP yang diposisikan di tengah sisi atas, optimal untuk konferensi video.
Fokus produktivitas tablet ini diperkuat dengan PC-Level WPS Office 3.0 eksklusif, yang menghadirkan fitur lengkap seperti pivot table, multi-window view, dan toolbar intuitif, dengan kompatibilitas real-time terhadap lebih dari 42 format file populer. Huawei juga menyertakan Smart Magnetic Keyboard ultra-ringan dengan bobot sekitar 308 gram, memiliki travel key 1,5 mm, dan mendukung konektivitas NearLink untuk respons instan dan latensi rendah, menyerupai pengalaman mengetik laptop. Tablet ini juga akan menjadi yang pertama di Indonesia yang mendukung HUAWEI M-Pencil Pro generasi terbaru, dengan 16.384 tingkat sensitivitas tekanan, berbagai fitur gestur, dan tiga jenis ujung pena untuk pengalaman menulis dan menggambar yang presisi.
Peluncuran MatePad 12X 2026 terjadi di tengah tren positif pasar tablet global. Pengiriman tablet global tumbuh 5,6 persen secara tahunan pada kuartal IV-2024, dengan total 147,6 juta unit dikapalkan sepanjang 2024, menandai pemulihan dari penurunan sebelumnya. Manajer Riset Canalys, Himani Mukka, menyatakan permintaan terhadap tablet mengalami pemulihan seiring dengan pergeseran pasar PC. Survei Canalys memproyeksikan 52 persen produsen tablet memperkirakan peningkatan pengiriman pada tahun 2025.
Di Indonesia, pasar tablet juga menunjukkan pertumbuhan signifikan, mencapai 2,7 juta unit penjualan pada tahun 2023, meningkat 10 persen dari tahun sebelumnya, dan diprediksi tumbuh menjadi 3,2 juta unit pada tahun 2024. Meskipun Samsung memimpin pangsa pasar tablet Indonesia pada akhir 2025 dengan 33,7 persen, diikuti Apple dengan 31 persen, dan Xiaomi dengan 19,5 persen, Huawei berhasil menduduki posisi ketiga pada tahun 2023 dengan porsi penjualan 15 persen. Secara global, Huawei menempati posisi keempat di pasar tablet pada Q3 2025 dengan 9% pangsa pasar, naik 1% dari Q3 2024, berkat perangkat seperti MatePad 11.5 S dan 12 X.
Strategi Huawei dengan HarmonyOS juga menunjukkan momentum, khususnya di Tiongkok. HarmonyOS telah melampaui iOS dalam pangsa pasar smartphone di Tiongkok selama enam kuartal berturut-turut hingga Q2 2025, mencapai 17 persen, meskipun Android tetap dominan. Secara global, HarmonyOS mempertahankan pangsa pasar stabil sekitar 4 persen. Peningkatan ekosistem aplikasi HarmonyOS, dengan lebih dari 27 juta pengguna versi 5 dan 6 gabungan, menunjukkan platform ini semakin menjadi pesaing serius bagi iOS dan Android. Kehadiran MatePad 12X 2026 dengan HarmonyOS dan fitur-fitur produktivitas tingkat PC menjadi bagian dari upaya Huawei untuk memperkuat posisinya di segmen tablet premium, menantang dominasi merek lain dan mendorong adopsi ekosistem perangkatnya yang saling terhubung.